MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Hukum

Dugaan Bilik Asmara dan Setoran Uang di Rutan Labuhan Deli, Menteri Imipas Diminta Copot Kepala Rutan dan Pejabat BHPT

×

Dugaan Bilik Asmara dan Setoran Uang di Rutan Labuhan Deli, Menteri Imipas Diminta Copot Kepala Rutan dan Pejabat BHPT

Sebarkan artikel ini

Aktivis Mahasiswa Ungkap Dugaan Fasilitas Mewah Berbayar hingga Aliran Dana ke Pejabat Rutan

Dugaan penyalahgunaan wewenang mencuat di Rumah Tahanan (Rutan) Labuhan Deli, Sumatera Utara. (kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Desakan serupa juga disampaikan Ketua Solidaritas untuk Aksi dan Rakyat Sumatera Utara (SUARA SUMUT), Tomi Syahputra. Ia meminta Menteri Imipas yang dijadwalkan hadir di Sumatera Utara agar segera mencopot Kepala Rutan Labuhan Deli Eddy Junaedi serta pejabat BHPT berinisial AK jika dugaan tersebut terbukti.

“Kami mendesak agar kehadiran Bapak Menteri Imipas Agus Adrianto yang kami banggakan pada esok hari dapat memberikan ketegasan kepada bawahan yang diduga menyalahgunakan kekuasaan untuk mendapat sejumlah uang dengan membuat bilik asmara bagi warga binaan,” kata dia.

MEMPROSES ADSENSE...

Tomi juga mengungkapkan dugaan adanya aliran dana dari penyewaan bilik asmara tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya, uang hasil penyewaan diduga disetorkan kepada pejabat BHPT berinisial AK dan kemudian mengalir ke atasan di Rutan Labuhan Deli.

“Kami juga mendapatkan informasi adanya setoran rutin yang diduga diberikan langsung ke pejabat BHPT inisial AK lalu mengalir ke atasan usai tempat maksiat tersebut disewakan,” ungkapnya.

Menurut Tomi, kondisi tersebut bertolak belakang dengan fungsi rutan sebagai tempat pembinaan dan pembentukan kesadaran hukum bagi warga binaan. Ia menilai praktik tersebut justru berpotensi memperburuk perilaku narapidana.

Pengaduan DLH Kota Medan