Kejanggalan tidak hanya soal harga. Dari laman LPSE Pemerintah Kota Medan, proyek pengadaan bernilai miliaran rupiah tidak menampilkan identitas penyedia barang, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait keterbukaan proses pengadaan.
Sorotan tidak hanya pada tahun anggaran 2024. Beberapa belanja tahun anggaran 2023 juga mendapat perhatian, antara lain: pemeliharaan Gedung B ruang gizi dan laundry sebesar Rp1.998.167.000, pengadaan mesin cuci laundry Rp1.056.348.582, belanja AC dan perlengkapannya Rp2.747.000.000, pemeliharaan jaringan listrik gedung Rp3.357.000.000, serta pengadaan alat kesehatan kebidanan Rp6.415.520.000. Beberapa item disebut masuk temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sementara untuk tahun anggaran 2024, beberapa kegiatan belanja yang dipertanyakan meliputi belanja pemeliharaan gedung Rp2.500.000.000, pemeliharaan alat kesehatan Rp1.000.000.000, pengadaan bahan medis habis pakai Rp6.130.000.000, dan pengadaan obat-obatan Rp5.740.000.000. Total anggaran sejumlah item ini mencapai puluhan miliar rupiah, namun manfaatnya bagi pelayanan kesehatan masyarakat dinilai belum sebanding dengan besarnya anggaran.












