Fraksi Gerindra juga menilai keberhasilan penggunaan APBD tidak dapat diukur hanya dari kepatuhan administrasi ataupun besarnya anggaran yang terserap. Menurut fraksi tersebut, masyarakat akan menilai pemerintah dari hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pandangan fraksi disebutkan bahwa kualitas jalan, berfungsinya drainase, berkurangnya banjir, pelayanan kesehatan yang cepat, pendidikan yang berkualitas, birokrasi yang mudah, hingga lingkungan yang bersih merupakan indikator nyata keberhasilan pemerintah daerah.
Selain itu, Fraksi Gerindra kembali menegaskan bahwa APBD bukan sekadar dokumen keuangan pemerintah daerah, melainkan bentuk kontrak politik antara pemerintah dan masyarakat yang harus diwujudkan melalui hasil pembangunan yang nyata.
“Namun bagi Fraksi Partai Gerindra, angka yang besar tidak otomatis mencerminkan keberhasilan. APBD bukan sekadar dokumen keuangan, tetapi merupakan kontrak politik antara pemerintah dengan rakyat. Keberhasilan APBD baru dapat diukur apabila masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.“












