Lebih lanjut, HIMMAH Sumatera Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga iklim demokrasi yang kondusif dan menghormati perbedaan pandangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“HIMMAH Sumatera Utara berkomitmen mendukung upaya yang berpihak pada kepentingan rakyat serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga demokrasi yang sehat, damai, dan berorientasi pada kemajuan Sumatera Utara,” tegas Mahdayan.
Dukungan tersebut muncul setelah perhatian publik tertuju pada jalannya Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban APBD Sumut Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung pada Selasa (21/7/2026). Dalam sidang tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjadi sorotan usai melakukan aksi walkout ketika rapat paripurna masih berlangsung.
Peristiwa tersebut kemudian memunculkan beragam tanggapan dari berbagai kalangan, termasuk organisasi kemahasiswaan yang menilai pentingnya menjaga fungsi pengawasan lembaga legislatif sebagai bagian dari sistem demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.












