Korban marah kepada menantunya karena motor satu – satunya, digadaikan untuk modal judi.
“Awal mula hanya cek cok mulut saja, namun secara tiba – tiba, M Ys menusuk besannya dengan pisau belati,” jelas Sandy.

Pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor desa, dan saat itu Bhabinkamtibmas, Brigadir Rama Damai bersama Kepala Desa Kuala Indah, Matsah, langsung mengamankannya dan dibawa ke Polsek Indrapura.
Salah seorang saksi mata, Syamsuddin (27), mengatakan, korban dibonceng dengan sepeda motornya menuju kediaman M Ys, yang sering dipanggil Tok Dalang.
“Aku bonceng korban untuk menyelesaikan masalah motor yang digadaikan menantunya di kediaman Tok Dalang. Warga ramai saat itu, ku pikir Tok Dalang hanya menolak korban, ternyata pisau sudah di tusukkan di bagian perut,” jelasnya.
Kami semua tidak menyangka kalau Tok Dalang bisa nekat menikam besannya, karena selama ini beliau tidak pernah berbuat kasar dengan orang lain.
M Ys saat ditanya apakah pisau yang digunakan untuk menusuk besannya bawaannya semasa masih lajang, lalu dengan santai dijawabnya.
“Pisau belati tersebut peninggalan dari onyang kami, lalu jatuh ke atok, oleh atok diberikan ke emak saya, dan sampailah sama aku,” jelasnya.






