Dairi, kedannews.com – Kelompok Tani Lae Sunsang Indah membagikan ilmu bertani yang diperoleh dari pelatihan yang diadakan Hanns R. Neumann Stiftung (HRNS) dan Penyuluh Pertanian agar petani lain yang ada di Dairi dapat semakin maju dan berhasil.
Ketua Kelompok Tani Lae Sunsang Indah Jinto Sihotang, di kediamannya, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kamis (9/6/2023) menyampaikan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan petani saat akan mulai bertani, sesuai dengan materi yang telah diajarkan HRNS.
βJadi kami mau sharing (berbagi) ilmu yang kami dapat selama pelatihan ini. Kami membawa trainer ke ladang kopi kami yang berumur 5 β 6 tahun. Disana kami diajarkan kalau pemangkasan bawah dilakukan kira-kira 70 cm dari tanah (batang pokok), kemudian ranting-ranting yang tidak berguna juga dipangkas semua. Dan dari atas, dipangkas kira-kira sejajar dengan mata,β kata Jinto.
Disampaikan Jinto, pemangkasan pohon kopi berfungsi untuk mengurangi penyakit, meningkatkan sirkulasi udara masuk, mempermudah pemanenan, mempermudah perawatan, dan meningkatkan hasil produksi.
Lebih lanjut, pria berusia 55 tahun tersebut menyampaikan tentang pentingnya bagi petani untuk mengukur pH tanah sebelum menanam tanamannya.












