Dairi, kedannews.com – Kerajinan coiling atau olahan bambu merupakan produk yang bagus untuk dikembangkan masyarakat Dairi, terkhusus bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) karena bambu yang tumbuh di Dairi memiliki kualitas yang cocok untuk dijadikan sebagai kerajinan coiling.
Demikian disampaikan Rahma Yanti Canigao, pegiat kerajinan coliling, di rumah produksi coiling, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kamis (27/7/2023).
“Kerajinan coiling merupakan salah satu produk olahan bambu yang memiliki nilai estetika sehingga banyak diminati konsumen dari dalam maupun luar negeri. Proses pengerjaan coiling sendiri cukup mudah, hanya memerlukan ketelatenan. Kesulitannya hanya pada membelah atau mengirat saja,” ujarnya.
Selanjutnya Rahma menyampaikan, harga jual kerajinan coiling disesuaikan dengan tingkat kerumitan pembuatan produknya sendiri.
“Misalnya kerajinan coiling untuk tatakan lampu, kami menjual dengan harga sekitar 400-500 ribu per unitnya. Jika dibandingkan dengan produk dan kualitas yang sama dari Bali atau Jawa, harganya bisa mencapai 1,5 juta per unitnya. Jadi dari segi harga pun kita lebih unggul,” ujarnya.












