“Kita tidak bisa menyerahkan semuanya ke aparat wajib mengawasi kawasan hiburan, tapi masyatakat dan pemangku kepentingan bersinergi membantu mereka, ikut awasi keluarga di rumah. Intinya, orangtua jaga rumah tangga dan keluarga. Ibu-ibu memantau anak sedari awal, bapaknya juga. Kalo anaknya aneh-aneh, ya dikontrol. Jangan kita cerita berantas padahal kita tidak peduli atau tidak terlibat,” ujar Baskami.
Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan(Dapil) Sumut 2 wilayah Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Baru dan Medan Petisah ini berharap, semua pemangku kepentingan di Sumut harus bersinergi memberantas Narkoba. Apalagi strategi bandar Narkoba dipastikannya memakai sistem memberikan (gratis) dulu kepada para korban. Setelah umpannya kena, barulah korban-korban Narkoba dijerat.
Karena itu, Baskami minta semua komponen jangan pernah berhenti memerangi peredaran gelap Narkoba. “Kita ajak kalangan orangtua, masyarakat, aparat kepolisian, BNN serta unsur pemerintah bersama-sama mengawasi lingkungan terkecil masing-masing. Tangkap siapa saja pemakai Narkoba. Jangan pukuli, jangan penjara. Pulihkan aja dia,” kata Baskami.
Penulis: Mery Ismail, S.Sos
Editor: Mery Ismail, S.Sos












