Jakarta, kedannews.com – Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional Muhammad Ikhyar Velayati menilai agenda pemakzulan Presiden Jokowi merupakan pesanan dari negara dan lembaga asing yang selama ini menolak program hilirisasi dan larangan ekspor mineral yang ditetapkan Jokowi dan merugikan kepentingan negara tersebut.
“Saya menilai isu pemakzulan Presiden Jokowi merupakan pesanan dari negara dan lembaga asing yang selama ini getol menyerang program hilirisasi dan larangan ekspor mineral terutama bijih nikel yang telah ditetapkan Indonesia sejak 2020 lalu, ” tegas Ikhyar dalam rilis tertulisnya yang diterima awak media, Kamis (2/11/2023).
Ikhyar menambahkan, ada dua presiden yang dikenal sukses menyatukan bangsa ini dan tidak mau tunduk terhadap dikte negara asing yang berhasil di makzulkan melalui agen atau elit politik lokal yaitu Presiden Soekarno dan Gusdur.
“Masyarakat masih ingat bagaimana Sukarno dengan program Trisaktinya membuat Indonesia disegani oleh dunia kemudian dimakzulkan lewat proses rekayasa hukum dan politik sehingga lengser , dan semua orang mengetahui campur tangan asing (Amerika) sangat besar saat itu yang bekerja sama dengan elit lokal, begitu juga yang terjadi pada Presiden Gus Dur ungkap mantan aktivis 98 yang beberapa kali di tahan saat Orde Baru.












