Karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan patroli rutin di wilayah masing-masing serta melibatkan unsur pengamanan swakarsa guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Selain aspek keamanan, aparat juga diminta melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok serta memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap lancar selama masa libur Lebaran.
Di sisi lain, Kapolri menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca selama periode arus mudik diperkirakan didominasi awan hingga hujan lebat.
Situasi tersebut berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, maupun gangguan perjalanan transportasi, sehingga seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi dengan instansi terkait.
āSeluruh pelaksanaan operasi juga harus didukung strategi komunikasi publik yang baik, sehingga masyarakat mengetahui informasi terkait layanan kepolisian, pesan kamtibmas hingga rekayasa lalu lintas yang diterapkan,ā ujarnya.












