Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, area yang terbakar merupakan bagian produksi dan gudang pabrik karet yang selama ini dikenal sebagai produsen ban dan sandal merek Swallow, dengan aktivitas industri yang cukup tinggi di kawasan Medan Deli.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat dari bagian tengah bangunan pabrik.
āApi pertama kali terlihat dari bagian tengah bangunan pabrik sekitar pukul 22.30 WIB,ā ujarnya di lokasi kejadian.
Besarnya kobaran api diperparah oleh keberadaan bahan baku seperti karet mentah, bahan kimia industri, serta tumpukan produk jadi yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan.
Kondisi angin malam yang bertiup cukup kencang sempat menyulitkan petugas dalam proses pemadaman. Bahkan, beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam area pabrik yang diduga berasal dari reaksi bahan kimia akibat suhu panas ekstrem di dalam gedung.
Hingga menjelang tengah malam, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Medan terus berdatangan. Petugas menggunakan kombinasi air dan cairan busa khusus (foam) mengingat material karet tidak dapat dipadamkan secara efektif dengan air biasa.












