meminta masyarakat ataupun lembaga-lembaga pengawas lebih mengawasi penggunaan APBD Provsu tahun 2022 khususnya pada program
Jika Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut Mahfullah P Daulay pada temu pers yang difasilitasi Dinas Kominfo mengklarifikasi pemberitaan media terkait anggaran mereka, Nezar menilai fantastis dan absurd. Apalagi, ada dijelaskan anggaran tersebut digunakan untuk fasilitasi kunjungan tamu, pemberian cindera mata untuk tamu Pemprov Sumut. “Apakah anggaran cindera mata itu sudah dilaporkan ke KPK atau pejabat diatasnya,” kata Nezar.
Kalau Kepala Biro Umum menyebutkan ada rincian yang diatur Mendagri terkait penggunaan anggaran tersebut, katanya, meskinya, keterangan pers yang dilakukan di kantor Gubernur kemarin yang difasilitasi Dinas Kominfo, harus menjelaskan regulasi-regulasi hukum yang ada berkaitan penggunaan anggaran. Apalagi soal dana fantastis untuk fasilitasi kunjungan tamu dari pusat apakah rombongan Presiden atau pejabat lainnya sudah difasilitasi negara.
“Jangan ini menjadi asumsi baru bagi PSI dan masyarakat soal dana untuk memfasilitasi kunjungan tamu di APBD 2022,” katanya.












