Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita Utama

Saksi Yanti Ungkap Dugaan Ancaman Sebelum Insiden 5 April 2024, Pesan “Mana Polisimu?” Muncul di Sidang KDRT Sherly

×

Saksi Yanti Ungkap Dugaan Ancaman Sebelum Insiden 5 April 2024, Pesan “Mana Polisimu?” Muncul di Sidang KDRT Sherly

Sebarkan artikel ini

Dalam persidangan di PN Lubuk Pakam, saksi mengaku menerima pesan WhatsApp bernada ancaman dari R pada 30 Januari 2024. Bukti percakapan disebut masih tersimpan dan ditampilkan di hadapan majelis hakim.

Suasana persidangan perkara dugaan KDRT dengan terdakwa Sherly saat saksi Yanti menyampaikan kesaksian terkait dugaan pesan bernada ancaman yang disebut diterimanya sebelum peristiwa 5 April 2024 di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Deli Serdang, Kamis (4/6/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

“‘Mana polisimu?’ katanya. ‘Mau datang polisi itu? KuTunggu kalian.’ Gitu,” ucap Yanti dalam persidangan.

Menanggapi keterangan itu, Jonson Sibarani menanyakan apakah bukti percakapan tersebut masih tersimpan. Yanti menjawab bahwa bukti komunikasi tersebut masih ada.

MEMPROSES ADSENSE...

“Ada, kalau itu ada,” jawab Yanti.

Saat kembali ditanya apakah percakapan tersebut masih dapat diperlihatkan, Yanti kembali menegaskan keberadaan bukti tersebut.

“Ada,” katanya.

Dalam persidangan, kuasa hukum terdakwa kemudian meminta agar percakapan yang dimaksud ditampilkan. Screenshot percakapan tersebut selanjutnya diperlihatkan di ruang sidang untuk dikonfirmasi kepada saksi.

Menurut Yanti, pesan tersebut diterimanya ketika terjadi konflik rumah tangga antara R dan Sherly. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab pertengkaran yang berlangsung saat itu.

Namun, saksi menyebut dirinya merasa mendapat tekanan melalui pesan yang dikirimkan kepadanya.

“Tiba-tiba ‘Polisimu, musuh-musuh kalian’,” kata Yanti saat menjelaskan isi komunikasi yang diterimanya.

Selain itu, Yanti juga mengungkap adanya pesan lain yang menurutnya menunjukkan keberatan R atas keterlibatannya dalam persoalan rumah tangga tersebut.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan