Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita Utama

Sidang Dugaan KDRT di PN Lubuk Pakam Memanas, Saksi Sebut Terdakwa Mengaku Dianiaya dan Tak Bisa Keluar Rumah

×

Sidang Dugaan KDRT di PN Lubuk Pakam Memanas, Saksi Sebut Terdakwa Mengaku Dianiaya dan Tak Bisa Keluar Rumah

Sebarkan artikel ini

Kesaksian di persidangan mengungkap dugaan penganiayaan, pintu rumah disebut dikunci, hingga pengakuan adanya pertengkaran rumah tangga yang dipicu persoalan perselingkuhan.

Suasana persidangan perkara dugaan KDRT dengan terdakwa Sherly di Ruang Utama Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA, Kabupaten Deli Serdang, saat agenda pemeriksaan saksi berlangsung, Kamis (07/05/2026). (kedannews.co.id/Foto: Aris HST Sinurat).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

“Aku enggak bisa keluar, kalau kalian enggak datang, aku enggak bisa keluar. Dijaganya mereka,” kata Erwin menirukan ucapan yang disebut disampaikan Sherly kepada keluarganya.

Saksi menerangkan, esoknya saat tiba di lokasi, pintu rumah dibuka oleh Sherly. Setelah istrinya masuk ke dalam rumah, pintu disebut kembali ditutup dan dikunci, sementara Erwin tetap berada di luar rumah.

MEMPROSES ADSENSE...

Dalam keterangannya di persidangan, Erwin mengaku mendengar langsung ucapan yang menurutnya berasal dari pelapor berinisial R, yang meminta seseorang bernama LK untuk mengunci pintu rumah tersebut.

“Izin, Pak. Tadi kan pada saat istri saya masuk itu yang mengunci langsung mamanya R. Saya dengar dari R bilang, ‘Mak, kunci pintunya,’” ujar Erwin di hadapan majelis hakim.

Tak lama kemudian setelah pintu rumah dikunci, saksi mengaku mendengar suara teriakan dari dalam rumah hingga membuat dirinya panik dan menggoyang-goyangkan pintu yang dalam keadaan terkunci.

“Teriakan Sherly minta tolong. Teriakan, ‘Koh Erwin tolong, Koh Erwin tolong,’” ungkap saksi dalam persidangan.

Menurut Erwin, teriakan tersebut membuat dirinya panik hingga berusaha menggoyang-goyangkan pintu rumah yang saat itu dalam kondisi terkunci.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan