Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Politik

Sugianto Makmur: Pemerintah Larang Ekspor CPO Hantam Dunia Sawit, Masyarakat Batal Lebaran

×

Sugianto Makmur: Pemerintah Larang Ekspor CPO Hantam Dunia Sawit, Masyarakat Batal Lebaran

Sebarkan artikel ini

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Menurut anggota FPDI Perjuangan ini, keadaaan sudah cukup terkontrol dan sudah cukup baik. Keluhan masyarakat pun sudah mulai mereda. Tiba-tiba, pemerintah mengumumkan bahwa mulai 28 April 2022, tidak boleh lagi ekspor CPO dan Produk Turunannya. “Saya mengerti masalah apa yang terjadi. Uang untuk subsidi sudah tidak ada. Uang subsidi sudah tersedot ke program B30 biosolar. Program non faedah yang hanya untuk memuaskan Kementerian ESDM ini dipaksakan untuk dikerjakan,” ujarnya.

Disebutkan juga, dengan harga CPO saat ini yang mencapai Rp.21.000/kg maka harga keekonomian satu liter solar dari CPO adalah Rp.25.000/liter (dengan asumsi satu ton CPO menghasilkan 875 liter solar ditambah ongkos produksi dan biaya lainnya). Berarti setiap liter solar yang dijual  Rp.5150 menimbulkan subsidi sebesar Rp. 19.850/liternya.  Sementara harga minyak bumi USD 80/barrel, berarti satu liter minyak bumi adalah setara Rp 7.000/liter. Dengan harga seperti itu, mungkin harga keekonomian solar tanpa campuran Biosolar hanyalah 8000,-. Bila harga minyak mentah USD 100/barrel, harga keekonomian adalah sekitar Rp. 10.000/liter.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *