Darwis menjelaskan, pengalaman memimpin organisasi seperti Karang Taruna bukan hal sederhana, karena melibatkan berbagai kepentingan dan tantangan di lapangan.
โMemimpin organisasi kepemudaan itu tidak mudah. Di sana ada dinamika, ada konflik, ada kepentingan yang harus disatukan. Jika seseorang mampu melewati itu semua, maka dia punya fondasi kuat untuk memimpin partai,โ tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kemunculan JP sebagai kandidat Ketua DPC PKB Deli Serdang menjadi warna baru dalam dinamika politik lokal. Sosoknya dianggap mampu merepresentasikan generasi milenial dan Gen Z.
Menurut Darwis, representasi generasi muda sangat penting dalam upaya meningkatkan elektabilitas partai, khususnya dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2029 mendatang.
โDengan pengalaman organisasi yang dimiliki, saya kira sudah saatnya JP mengaplikasikan kemampuannya di tingkat partai. Ini momentum bagi regenerasi kepemimpinan,โ ujarnya.
Secara terpisah, sejumlah pengamat menilai menguatnya nama Juliyadi Pulungan tidak lepas dari kiprahnya dalam mengembangkan Karang Taruna di Deli Serdang. Ia dinilai mampu menciptakan program strategis sekaligus menjaga konsolidasi organisasi di wilayah yang luas.












