“Ada pemanggilan, kami sudah 10 orang dipanggil untuk masalah portal ini dan kami dibilang hanya sebagian orang yang memportal, bukan dari warga tapi kenyataannya warga, kami sudah jelaskan warga tidak terima tetapi malah kami digertak dengan bantingkan rokok di atas meja waktu kami di wawancara dari pihak penyidik atau gimana dari penyidik penyidik,” tandasnya.
Saat dikonfirmasi terkait perihal pemanggilan warga terkait portal, pihak Pidsus Polrestabes medan mengarahkan untuk komunikasi ke humas Polrestabes medan.
Begitu juga halnya dengan pihak ud anugrah mandiri inti nusantara saat di konfirmasi belum ada jawabannya.
Dari pantauan awak media di lokasi, tampak jalan kenduri rusak sepanjang berkisar 1 km di bagian ujung jalan mendekati lokasi UD tersebut, sementara bagian depan jalan kenduri tampak bagus, informasi yang didapat bahwa jalan tersebut sudah dihotmix oleh pemerintah daerah, sebelumnya jalan tersebut rusak berat sepanjang jalan kenduri.
Dampaknya pinggir jalan mengalami penyempitan dan rusak, parit menjadi kecil.
Dari pantauan awak media, saat mengunjungi gudang ud tersebut tidak ada plang usaha/dan saat disapa terkesan tidak ada penghuni.












