Reza mengingatkan kepercayaan masyarakat dibangun melalui keterbukaan, bukan sikap tertutup.
“Publik hanya minta satu hal: kejelasan. Siapa yang beri izin, siapa yang tahu kegiatan itu, siapa yang bertanggung jawab, dan kenapa setelah polemik meledak justru semua seakan saling cuci tangan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala DLH Kabupaten Langkat Erwin Bachari belum memberikan klarifikasi resmi atas polemik pemangkasan pohon maupun dugaan penyebarluasan pesan konfirmasi wartawan.






