Fraksi Gerindra mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Medan yang kembali memperoleh opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk enam kali berturut-turut. Namun, menurut fraksi tersebut, penghargaan itu bukanlah tujuan akhir dalam pengelolaan keuangan daerah.
Fauzi menyampaikan, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika APBD mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pembangunan, mengurangi kesenjangan sosial, dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Berdasarkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, realisasi pendapatan daerah mencapai lebih dari Rp6,3 triliun atau sekitar 90,80 persen dari target. Sementara realisasi belanja daerah mencapai lebih dari Rp5,8 triliun atau 82,56 persen dari target.
Fraksi Gerindra mengapresiasi capaian tersebut, namun berpandangan tingkat realisasi belanja masih perlu ditingkatkan agar seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal dan manfaatnya lebih dirasakan masyarakat.
Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp592,2 miliar.












