Atas dasar itu, Fauzi menyampaikan bahwa Fraksi Gerindra meminta Pemko Medan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap OPD yang memiliki tingkat serapan anggaran rendah.
“Oleh karena itu, Fraksi Partai Gerindra meminta Pemerintah Kota Medan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang memiliki tingkat serapan anggaran rendah, memperbaiki kualitas perencanaan dan penganggaran, mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, memperkuat pengawasan pelaksanaan program, serta menerapkan sistem evaluasi kinerja OPD yang berbasis pada capaian hasil (outcome), bukan hanya realisasi administrasi.”
Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyatakan sependapat dengan rekomendasi Badan Anggaran DPRD Kota Medan agar penggunaan SILPA pada Perubahan APBD diprioritaskan untuk memenuhi kewajiban daerah dan membiayai program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
Dalam pandangan fraksinya, langkah tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan kembali terjadinya SILPA dalam jumlah besar pada tahun anggaran berikutnya.
Gerindra juga berharap Pemko Medan mampu menekan besaran SILPA melalui perencanaan yang lebih realistis, penganggaran yang lebih akurat, pelaksanaan program yang tepat waktu, serta pengelolaan keuangan daerah yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sehingga setiap rupiah APBD memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Medan.












