Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita Utama

Oknum Pengacara Diduga Menggelapkan dan Menipu Uang Rp1,2 Miliar serta Tak Pernah Mendampingi Klien, Korban Buat Laporan ke Poldasu

×

Oknum Pengacara Diduga Menggelapkan dan Menipu Uang Rp1,2 Miliar serta Tak Pernah Mendampingi Klien, Korban Buat Laporan ke Poldasu

Sebarkan artikel ini

Hans Silalahi menyebut lima oknum pengacara diduga menerima Rp1,2 miliar untuk pengurusan perkara, namun Martupa Sidebang mengaku tak pernah mendapat pendampingan hukum sebagaimana yang dijanjikan.

Martupa Sidebang, S.T. bersama kuasa hukumnya, Hans Silalahi, S.H., M.H. dan Ojahan Sinurat, S.H., saat berada di SPKT Polda Sumatera Utara untuk membuat laporan dugaan penipuan dan perbuatan curang terkait uang Rp1,2 miliar, Rabu (26/8/2026). (kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

“Harapan kita klien kami ini mendapat keadilan ya karena kan mereka sangat dirugikan dan karena ada beberapa kali dijanjikan kepada klien kami ini ternyata pendampingan saja tak didampingi tidak dilakukan. Bagaimana mungkin untuk mendampingi haknya? Harapannya biarlah proses hukum yang menjalankan yang dijalankan untuk mendapatkan keadilan klien kami,” Kata Ojahan Sinurat selaku Kuasa Hukum Martupa Sidebang, S.T

Selain laporan pidana, Ojahan juga membuka kemungkinan membawa persoalan tersebut ke organisasi advokat apabila hasil penyelidikan nantinya mengarah ke sana.

MEMPROSES ADSENSE...

“Ya tentu tentu kami juga punya niat untuk melaporkan ke OA nya kan, tergantung nanti dari penyelidikan dulu. Kita tunggu penyelidikan apakah nanti diarahkan dulu ke OA-nya atau ini juga proseskan dulu. Kira-kira begitu,” Kata Ojahan Sinurat selaku Kuasa Hukum Martupa Sidebang, S.T

Kronologi Penyerahan Rp1,2 Miliar

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) yang diterbitkan SPKT Polda Sumut, laporan polisi tersebut dibuat pada 26 Agustus 2026 pukul 15.34 WIB.

Dokumen tersebut menyebutkan bahwa pada 25 November 2025, inisial MARA  menerima kuasa dari Martupa untuk mendampingi serta mewakili kepentingan hukumnya dalam memberikan keterangan dan dokumen atas surat pelapor.

Dalam laporan disebutkan adanya kesepakatan biaya sebesar Rp1.200.000.000.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan