“Sehingga, generasi kita yang kurang optimal itu, sudah hampir 40 persen sendiri. Yang terbesar adalah stunting. Sehingga, kita ketika bisa menurunkan stunting, maka kita bisa mengurangi faktor-faktor pemberat untuk kualitas SDM,” rinci Kepala BKKBN.
Kedua, sambungnya, aging population atau penuaan populasi yang akan hadir di tahun 2035. Dan populasi orang tua di tahun 2035, pendidikannya 80 persen tidak lulus sekolah menengah pertama (SMP), sehingga tidak produktif.
“Ketika generasi mudanya tidak efektif, maka Window Opportunity Bonus Demografinya akan menutup di tahun itu. Dan kita belum sempat sejahtera. Maka dari itu, pentingnya investasi selain fisik, maka investasi yang tidak kelihatan adalah kualitas SDM,” tandas Kepala BKKBN.
Turut mendampingi Bupati di acara itu, Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar, Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Ketua Dharmawanita Persatuan Ny Herawati Darwin Zein, Asisten I Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Drs Citra Effendi Capah MSP, dan kepala OPD Terkait.












