Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian. Barang bukti itu meliputi satu bilah pisau beserta sarungnya, satu topi berwarna merah, sepasang sandal hitam, serta satu layar telepon genggam bekas yang ditemukan dalam kondisi berlumuran darah.
Sementara itu, pihak keluarga korban diketahui memperoleh informasi awal melalui sambungan telepon yang menyebutkan korban terlibat keributan di Plaza Kabanjahe. Tidak lama berselang, keluarga menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Karo untuk diproses secara hukum.
Mewakili Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha membenarkan penanganan kasus tersebut dan menyatakan penyidik masih bekerja mengungkap secara menyeluruh penyebab kejadian.
“Benar, sesaat setelah kejadian personel yang berada di lokasi segera mengamankan terduga pelaku sehingga situasi dapat segera dikendalikan. Saat ini tersangka telah diamankan dan penyidik Satreskrim masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap secara utuh motif maupun rangkaian peristiwa yang terjadi,” ujar AKP Pedoman Maha.












