“Setiap penonton yang memasuki stadion akan melalui pemeriksaan ketat untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, laser, maupun atribut yang berpotensi memicu gangguan keamanan,” jelasnya.
Di samping pengamanan venue, Polda Sumut juga menyiapkan pengawalan melekat bagi pemain, official, perangkat pertandingan, delegasi, serta tamu VIP dan VVIP sejak tiba di bandara hingga menuju hotel, lokasi latihan, dan stadion tempat pertandingan berlangsung.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama turnamen berlangsung, personel gabungan akan melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, sterilisasi jalur utama menuju stadion, serta penataan kantong parkir di sejumlah titik strategis.
Ferry menyebutkan pihaknya juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung pengamanan, termasuk Pos Pengamanan, Pos Kesehatan, Command Center yang terintegrasi dengan CCTV, hingga rute evakuasi dan skenario penanganan keadaan darurat.
“Kami juga telah menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Kesehatan, Command Center yang terintegrasi dengan CCTV, hingga rute evakuasi dan skenario kontinjensi apabila terjadi situasi darurat. Semua langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan aman,” kata Ferry.












