Operasi “ASEAN U19 Toba-2026” akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 1 hingga 13 Juni 2026. Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan 1.320 personel Polri dan 761 personel dari berbagai instansi terkait.
Pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan langkah preventif, preemtif, deteksi dini, serta penegakan hukum guna memastikan seluruh agenda turnamen berjalan aman dan tertib.
Ribuan personel tersebut akan disebar pada sejumlah titik strategis, mulai dari Bandara Internasional Kualanamu sebagai pintu kedatangan delegasi, hotel tempat menginap peserta, lokasi latihan, hingga stadion yang menjadi arena pertandingan.
Turnamen ASEAN U-19 tahun ini diikuti oleh Indonesia, Vietnam, Timor Leste, Myanmar, Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Australia, Kamboja, dan Filipina.
Seluruh pertandingan dipusatkan di Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Madya Sumatera Utara, dan Stadion Teladan yang menjadi venue utama pelaksanaan kompetisi.
Laga pembuka Tim Nasional Indonesia menghadapi Myanmar pada Senin malam menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus dalam skema pengamanan. Selain pertandingan fase grup, aparat keamanan juga telah menyiapkan pengamanan untuk babak semifinal hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026.












