Dalam arahannya kepada seluruh personel, Wakapolda Sumut menekankan pentingnya profesionalisme dan pelayanan humanis selama bertugas. Ia mengingatkan bahwa perhatian masyarakat, peserta, ofisial, hingga tamu negara akan tertuju ke Sumatera Utara selama penyelenggaraan turnamen berlangsung.
Polda Sumut juga memetakan sejumlah potensi gangguan keamanan yang perlu diantisipasi, seperti pencurian kendaraan bermotor di area parkir, gangguan terhadap suporter, hingga kemungkinan terjadinya keributan antarpendukung.
Wakapolda menegaskan seluruh lokasi yang berkaitan dengan aktivitas peserta dan delegasi internasional merupakan objek vital yang harus mendapatkan pengamanan maksimal.
“Seluruh titik yang menjadi pusat aktivitas peserta dan tamu negara merupakan objek vital yang harus diamankan secara maksimal. Tingkatkan kepekaan, kesiapsiagaan, dan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tegasnya.
Dengan dimulainya Operasi ASEAN U-19 Toba 2026, Polda Sumut memastikan seluruh kekuatan pengamanan telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran turnamen internasional tersebut.












