Masih Ketua KNTI Kota Medan, Ada lagi artinya jangan sia sia pertemuan kita ini hari dari ini hari kita sudah dapat kesimpulannya siapa yang memberikan dan tidak memberikan, karena ada oknum oknum nakal juga, baik dari katakanlah instansi ataupun aparatur nya, ataupun bisa jadi tradisional itu sendiri, jadi ini sangat benar benar memprihatinkan kita nelayan tradisional,
“Jadi kalau sepakat kita, kita akan membuat pertemuan kalau kawan kawan setuju, kalau seandainya mereka tidak mau menghadiri di acara kita, kita akan buat aksi besar-besaran di Sumatera Utara” Paparnya.
Menurnya lagi, “Kenapa kita akan melakukan aksi karena tidak ditanggapi dari pada aspirasi kita untuk menyampaikan dimana ini Permen 18 tahun 2021, apakah ini menguntungkan masyarakat nelayan tradisional Sumatera Utara atau merugikan?”
“Maka jawabannya ada di Semua instansi yang ada di Sumatera Utara dan pimpinan DKP(Dinas Kelautan dan Perikanan)pusat Bapak Menteri Trenggono dalam hal ini juga harus memverifikasi Permen No 18 tahun 2021.” Ungkap Basir
“Dam terkait Isu BBM, kita akan bicarakan kalau tidak ada halangan, kita adakan aksi besar-besaran di Pertamina, kenapa sampai saat ini mereka terlalu sepele dengan nelayan tradisional, mari kita buktikan kalau nelayan tradisional itu ada” tegasnya kembali.


















