Diakhir paparan persnya, Razman menunjukan bukti rekaman video dan foto yang dialaminya saat penyerbuan ke rumah oleh istri bersama kerabatnya tersebut ke rumah kontrakan yang dihuni di kawasan Kompleks Taman Setia Budi Indah, Medan.
Selain itu, Razman nantinya akan berkirim surat ke Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara untuk meminta perlindungan hukum, ini dilakukan agar Ratan bisa dengan tenang bisa menjalankan perusahaan yang dibangun di Kota Medan.
Sementara itu, dalam temu pers, Ratan menyatakan bahwa SS merupakan karyawannya sebelum menikah.
“Waktu itu, iya melihat SS orang baik nyatanya setelah berumah tangga justru sifat asli nampak dan ingin menguasai seluruh harta benda miliknya,”ucapnya.
Ia juga menuturkan kekecewaan kenapa Polsek Sunggal tidak menerima laporannya, padahal mereka datang ke rumahnya dan tahu kejadian itu dan bahkan membawa dirinya ke Polsek Sunggal.
Namun saat buat laporan, justru meminta agar melapor ke Poldasu, saat di Poldasu ia pun kembali diminta untuk ke Polsek Sunggal untuk buat laporan. Namun ketika kembali tetap diminta oleh Polsek Sunggal ke Poldasu.












