Batu Bara, kedannews.com – Pipa Gas milik PT Pertamina Gas (Pertagas) Notheam Sumatera Area (NSA) stasiun metering gas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berdiri sejak tahun 2015 di Huta lll Nagori Sei Mangke Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, membahayakan bahkan bisa menjadi ancaman bagi warga sekitar.
Pasalnya pihak PT melakukan pemasangan pipa utama gas terkesan tidak memikirkan dampak bahaya yang kapan saja bisa tetjadi.
Dari pantauan media ini di lapangan terlihat saluran pipa gas di lintasan sungai Bahtongguran tanpa ditanam dibawah dasar normalisasi. Kamis (16/12/2021).
Saat ini kondisi pipa gas milik PT Pertagas yang melintang di sungai Partongguran terancam putus, akibat material pembalut atau pemberat pipa mengalami retak-retak dan sebagian besar sudah terkelupas.
Disamping itu PT. Pertagas juga melakukan penyempitan sungai dengan membentengi sisi kanan dan kiri sungai Partongguran dengan karung berisi tanah, pasir sebagai penahan pipa dari derasnya air sungai.
Dari penelusuran, pemasangan pipa utama gas juga melintasi tepat disamping rumah – rumah warga Huta Timbaan dan warga Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.












