Erwin menjelaskan, hal tersebut menurutnya terlihat dari gerakannya dalam rekaman yang tampak lambat, berbeda dengan kondisi yang ia alami saat itu karena sedang panik setelah mendengar teriakan meminta tolong dari dalam rumah dan jari saksi sedang menunjuk bukan saat sedang mematikan MCB yang posisinya berada diatas kepala, Saksi juga menilai tayangan CCTV yang diputar di persidangan tidak sepenuhnya menggambarkan situasi sebenarnya ketika peristiwa berlangsung dan mempertanyakan kesesuaian waktu dalam rekaman tersebut.
Sidang Ungkap Riwayat Perselisihan Rumah Tangga
Dalam persidangan, JPU juga menggali soal hubungan rumah tangga antara terdakwa dan pelapor.
Saksi menyebut perselisihan dalam rumah tangga pasangan tersebut telah terjadi sejak beberapa tahun lalu dan kerap diceritakan kepada istrinya.
“Hampir setiap tahun kalau ribut dia cerita sama istri saya,” ujar saksi.
Erwin juga menyebut salah satu persoalan yang diketahuinya berkaitan dengan pertengkaran akibat lagu rohani yang diputar terdakwa.
“Katanya Sherly lagi nyanyi lagu rohani, si Roland enggak suka lalu handphone dibanting,” ungkapnya.












