Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Ekonomi

BPK Ungkap Dugaan Kerugian Rp39,29 Miliar pada Revitalisasi PG Rendeng, PTPN I Tanggapi Temuan

×

BPK Ungkap Dugaan Kerugian Rp39,29 Miliar pada Revitalisasi PG Rendeng, PTPN I Tanggapi Temuan

Sebarkan artikel ini

Audit atas Dana PMN 2015 Soroti Proses Lelang, Subkontrak, dan Beban Operasional Rp42,43 Miliar akibat PG Rendeng Tak Beroperasi Tahun 2021

Kantor PT Perkebunan Nusantara I (kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Namun hasil kajian tahun 2021 menunjukkan capaian kapasitas hanya 3.200 TCD. Pada musim giling 2022, kapasitas rata-rata tercatat 2.223,5 TCD. Meski sempat mencapai 200 ton cane per hour (TCH) pada 21 Juli 2022, parameter ekuivalensi TCD–TCH dinilai belum memberi keyakinan atas endurance dan durability peralatan.

Engineering Manager PMC IK menjelaskan bahwa tidak ada garansi teknologi penuh karena revitalisasi menggabungkan peralatan baru dan existing. “Tidak ada jaminan pasti akan ketercapaian peningkatan kapasitas 4.000 TCD,” ujarnya sebagaimana dikutip dalam laporan pemeriksaan.

MEMPROSES ADSENSE...

PG Rendeng Tidak Beroperasi 2021

Kontrak mengharuskan penyerahan performance guarantee pada akhir musim giling 2019. Namun progres pekerjaan belum tuntas sehingga dilakukan addendum. Pandemi Covid-19 dan pembatasan perjalanan tenaga ahli dari India turut menghambat commissioning.

Hingga pertengahan Agustus 2021, pengujian belum selesai dan musim giling hampir berakhir. Manajemen PG Rendeng melalui laporan nomor TAN.00/027/REN/2021 tanggal 14 Agustus 2021 menyatakan bahan baku tebu tidak lagi memungkinkan untuk giling komersial.