Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...
Berita UtamaHukum

Polda Riau Bekuk 15 Tersangka Jaringan Perburuan Gajah Sumatera, Gading Dijual hingga Jawa

×

Polda Riau Bekuk 15 Tersangka Jaringan Perburuan Gajah Sumatera, Gading Dijual hingga Jawa

Sebarkan artikel ini

Pengungkapan berbasis Scientific Crime Investigation ungkap alur perdagangan dari Pelalawan ke Jakarta, Surabaya, hingga Jawa Tengah; 3 pelaku masih buron

Kepolisian Daerah Riau menggelar konferensi pers kasus perburuan satwa dilindungi jenis Gajah Sumatera di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026). (kedannews.co.id/ist)

“Alhamdulillah, dengan kerja sama yang erat antara jajaran Kepolisian, Polisi Kehutanan, dan Balai KSDA Riau, telah ditetapkan 15 tersangka dan tiga masih dalam pengejaran. Negara hadir untuk satwa liar kita,” tegasnya.

Raja Juli Antoni mengingatkan, ancaman pidana terhadap pelaku kejahatan satwa dilindungi dapat mencapai 15 tahun penjara sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

MEMPROSES ADSENSE...

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran penyidik, termasuk Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Polres Pelalawan, atas pengungkapan kasus tersebut.

Pola Terorganisir Sejak 2024

Kapolda Riau Herry Heryawan menyebut kasus ini bukan insiden tunggal. Berdasarkan hasil penyidikan, sejak 2024 hingga 2026 terdapat sembilan lokasi kejadian perburuan gajah di wilayah Ukui dan sekitarnya.

“Gajah Sumatera bukan sekadar satwa liar. Ia penjaga ekosistem. Ketika dibunuh demi keuntungan ekonomi sesaat, yang rusak bukan hanya satu individu, tetapi keseimbangan alam,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polda Riau akan memperkuat patroli terpadu dan patroli sapu jerat di kawasan rawan perburuan.

“Hutan Riau harus kita jaga. Satwa dilindungi harus kita lindungi dan hukum harus ditegakkan tanpa kompromi,” imbuhnya.

Sumpah Pemuda Pemko Medan