Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Hukum

Wakapolda Sumut Buka Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Hinai, Cetak Personel SPKT Berkarakter dan Profesional

×

Wakapolda Sumut Buka Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Hinai, Cetak Personel SPKT Berkarakter dan Profesional

Sebarkan artikel ini

Pendidikan lima bulan diikuti ribuan peserta didik secara nasional dengan penekanan pada moral, integritas, pelayanan humanis, serta kompetensi menghadapi tantangan kepolisian di era digital.

Suasana upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai, Kabupaten Langkat, yang diikuti peserta didik dari Polda Sumatera Utara, Senin (20/7/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Dalam amanatnya juga ditegaskan bahwa personel SPKT merupakan wajah pertama institusi Polri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, lulusan pendidikan diharapkan mampu memberikan pelayanan secara cepat, tepat, santun, humanis, sekaligus menghadirkan kepastian hukum bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan maupun pelayanan kepolisian.

Selain penguatan karakter, kurikulum Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2026 menerapkan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan. Melalui sistem tersebut, peserta didik dibekali kemampuan berpikir analitis, menyelesaikan persoalan, bekerja sama, memanfaatkan teknologi, hingga mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

MEMPROSES ADSENSE...

Kalemdiklat Polri juga mengingatkan seluruh peserta didik agar senantiasa menjaga keimanan, meningkatkan disiplin, membangun solidaritas, menghormati tenaga pendidik, serta menjadikan setiap tahapan pendidikan sebagai proses pembentukan mental dan karakter insan Bhayangkara Presisi.

Sementara itu, seluruh kepala SPN, tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh diminta menyelenggarakan proses pendidikan secara profesional dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Pelaksanaan pendidikan juga harus terbebas dari praktik kekerasan, perundungan, maupun tindakan yang merendahkan martabat peserta didik.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan