“Pendidikan yang keras tidak harus kasar. Latihan yang berat tidak boleh kehilangan martabat. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam. Tekanan latihan harus memperkuat daya juang, bukan merusak fisik dan mental peserta didik,” demikian penegasan Kalemdiklat Polri dalam amanat yang dibacakan Wakapolda Sumut.
Melalui Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2026, Polri berharap dapat melahirkan personel yang memiliki moral dan integritas yang kuat, profesional dalam menjalankan tugas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas, humanis, dan dipercaya masyarakat.












