Godfried juga menyoroti pelayanan bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan atau masuk kategori data nol. Menurutnya, kelompok tersebut tetap harus memperoleh perlindungan kesehatan dalam kondisi tertentu melalui mekanisme yang telah disiapkan pemerintah.
“Walaupun enggak ada KTP-nya, sedangkan data nol yang tidak data sama sekali harus menjadi ini ya. Data nol ya enggak ada KTP, enggak ada apa-apa. Karena sekian persen dari DANA UHC itu telah kita sisihkan kepada data nol ya yang tidak punya data sama sekali seperti orang gila, orang terlantar itu tidak bayar juga ya.”
Selain pelayanan kesehatan, ia kembali menyinggung aspirasi warga mengenai keberadaan sejumlah perusahaan di sekitar kawasan Martoba. Menurut Godfried, perusahaan yang beroperasi di lingkungan masyarakat memiliki tanggung jawab sosial yang perlu diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).












