Selain itu, warga juga mengeluhkan kerusakan jalan di Jalan Rawe, Jalan Syahbudin Yatim, Jalan Tangguk Sentosa, Jalan Maharani, Jalan Ileng, Jalan Speksi, Gang Bombay, Gang Mufakat, Gang Karya dan sejumlah jalan lingkungan lainnya di Medan Utara.
Dalam laporan itu juga disebutkan banyak jalan yang belum pernah tersentuh pembangunan, sehingga saat hujan turun kondisi jalan menjadi berlumpur dan sulit dilalui masyarakat.
βJalan masih tanah dan selalu tergenang air pasang rob serta belum pernah diaspal,β demikian salah satu aspirasi warga yang dibacakan dalam laporan reses.
Warga Keluhkan Drainase dan Banjir Rob
Selain jalan rusak, persoalan drainase dan banjir juga menjadi sorotan utama masyarakat Medan Utara.
Warga mengeluhkan saluran drainase yang tidak berfungsi, tersumbat, dangkal hingga belum tersedia di sejumlah kawasan permukiman.
Masyarakat meminta pembangunan drainase baru, normalisasi parit, pemasangan u-ditch dan pengerukan sungai untuk mengatasi genangan yang selama ini terjadi.
Beberapa wilayah yang disebut rawan banjir antara lain Kelurahan Rengas Pulau, Terjun, Belawan Bahari, Labuhan Deli, Martubung dan Pekan Labuhan.












