MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Politik

Rapat Paripurna DPRD Medan Sampaikan Laporan Pelaksanaan Reses V Dapil 1 hingga 5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026, Keluhan Warga soal Infrastruktur, Bansos dan Keamanan Jadi Sorotan

×

Rapat Paripurna DPRD Medan Sampaikan Laporan Pelaksanaan Reses V Dapil 1 hingga 5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026, Keluhan Warga soal Infrastruktur, Bansos dan Keamanan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Berbagai persoalan infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan hingga ekonomi masyarakat menjadi sorotan dalam laporan reses anggota DPRD Kota Medan Tahun Sidang 2025-2026.

Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen menyerahkan laporan hasil pelaksanaan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan kepada Wali Kota Medan, Rico Waas dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Kota Medan, Senin (18/5/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

“Air sering mati berjam-jam setiap hari dan terkadang berwarna hitam serta berbau akibat banjir,” demikian salah satu aspirasi warga yang disampaikan dalam laporan reses.

Selain itu, warga juga meminta pemasangan jaringan PDAM gratis bagi masyarakat kurang mampu serta meminta PLN memindahkan tiang listrik tower yang berada di halaman rumah warga tanpa membebankan biaya kepada masyarakat.

MEMPROSES ADSENSE...

Bantuan Sosial dan Pendidikan Jadi Sorotan

Dalam bidang sosial, masyarakat banyak mengeluhkan bantuan sosial seperti PKH, BLT, bantuan lansia dan bantuan pendidikan yang dinilai belum tepat sasaran.

Banyak warga mengaku belum pernah menerima bantuan meskipun tergolong kurang mampu. Warga juga meminta pemerintah melakukan pendataan ulang DTKS agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.

Di sektor pendidikan, masyarakat meminta pendidikan gratis, bantuan PIP dan KIP Kuliah, bantuan biaya UKT mahasiswa hingga bantuan sarana sekolah.

Warga juga meminta penyuluhan bahaya narkoba dan HIV/AIDS di sekolah-sekolah serta perhatian terhadap anak-anak putus sekolah akibat persoalan ekonomi.

Salah satu aspirasi datang dari warga bernama Nelismar di Kecamatan Medan Denai yang mengaku anaknya tidak dapat melanjutkan sekolah karena tidak memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Pengaduan DLH Kota Medan