Warga Jalan Sejahtera Medan Petisah meminta pemerintah melakukan pembersihan drainase karena banyak saluran tersumbat yang menyebabkan genangan air, bau tidak sedap dan meningkatnya populasi nyamuk.
Warga Jalan H. Zainal Arifin juga meminta peningkatan kualitas air bersih yang dinilai belum maksimal.
Di kawasan Jalan Diponegoro, Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, warga meminta penutupan parit di samping trotoar jalan karena terdapat beberapa balok beton penutup drainase yang hilang dan membahayakan pejalan kaki.
Keluhan serupa juga datang dari masyarakat di bantaran Sungai Deli, tepatnya di Lingkungan I Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, yang meminta pengaspalan jalan lingkungan.
Warga di Jalan Pabrik Padi, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah memohon perbaikan saluran drainase, sementara masyarakat di Jalan Meranti Gang Pandan meminta penggalian serta perbaikan parit.
Tak hanya itu, warga di Jalan Meranti Lingkungan 15 Kelurahan Sekip meminta rehabilitasi drainase dan pembetonan jalan lingkungan yang dinilai rusak.
Di Kecamatan Medan Helvetia, keluhan mengenai banjir mendominasi aspirasi masyarakat. Warga Jalan Gaperta Gang Husin mengaku wilayah mereka tidak memiliki saluran pembuangan air sehingga banjir kerap terjadi saat hujan turun.












