Masyarakat meminta Dinas Sosial melakukan pendataan ulang penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan lansia, bantuan anak sekolah dan bantuan sembako.
Sejumlah warga bahkan disebut belum pernah menerima bantuan meskipun tergolong keluarga kurang mampu.
Dalam laporan reses disebutkan beberapa warga seperti Sri Murni, Toni, Intan Purwanti, Sumini, Sriwahyuni dan Sartinem mengaku belum pernah menerima bantuan sosial maupun bantuan pendidikan.
Warga juga meminta adanya program bantuan untuk janda kurang mampu, anak yatim, lansia tunggal serta bantuan sosial untuk rumah ibadah.
Selain itu, masyarakat meminta pengawasan lebih ketat terhadap program bantuan sosial agar tidak terjadi ketidaktepatan sasaran.
Persoalan BPJS dan Layanan Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, warga meminta peningkatan pelayanan BPJS Kesehatan dan program Universal Health Coverage (UHC).
Masyarakat mengaku masih sering ditolak menggunakan KTP saat berobat di rumah sakit, meskipun Pemerintah Kota Medan telah menjalankan program UHC.
Selain itu, warga juga mengeluhkan kartu BPJS yang tiba-tiba tidak aktif padahal masih digunakan.












