Dalam sambutannya, Iswanda Ramli menyampaikan bahwa reses merupakan bagian penting dalam pelaksanaan fungsi DPRD sebagai wadah komunikasi langsung dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang berkembang di tengah warga.
βReses menjadi sarana bagi anggota DPRD untuk mendengar secara langsung berbagai keluhan, harapan, dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya,β ujar Iswanda Ramli.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Reses-5 Masa Sidang-2 Tahun Sidang 2025-2026 berlangsung pada 20 hingga 21 Desember 2025 dan diikuti seluruh anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, yakni Johannes Hutagalung, Jusup Ginting Suka, Kasman Bin Marasakti Lubis, Syaiful Ramadhan, Salomo Tabah Ronal Pardede, Rommi Van Boy, dr. Dimas Sofani Lubis, Muhammad Afri Rizki Lubis, Henry Jhon Hutagalung, Iswanda Ramli, Eko Afrianta Sitepu dan Binsar Simarmata.
Dalam laporan tersebut, berbagai persoalan masyarakat disampaikan kepada Pemerintah Kota Medan melalui organisasi perangkat daerah terkait, mulai dari persoalan infrastruktur jalan dan drainase, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, keamanan lingkungan, hingga persoalan sampah dan pelayanan administrasi kependudukan.
Infrastruktur dan Banjir Masih Dominasi Keluhan Warga
Pada sektor Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-MBK), warga mengeluhkan banyaknya jalan rusak, drainase tersumbat, serta banjir yang terjadi di sejumlah kawasan permukiman.












